Sejarah Gitar dan Perkembangannya

Bagi penggemar musik akustik pasti akrab dengan petikan dawai atau senar pada alat musik yang disebut gitar. Ya, mendengar jenis alat musik yang satu ini memang termasuk satu diantara alat musik yang banyak digemari. Biasanya, menjadikan gitar sebagai alat musik pilihan dikarenakan mudahnya alat ini dimainkan.

        ·  Sejarah Gitar


Gitar secara definisi diartikan sebagai alat musik dari bahan kayu seperti biola, berleher panjang, dengan enam dawai atau lebih, dimainkan dengan cara dipetik menggunakan jari. Secara tradisional gitar terbentuk dari bahan kayu dengan senar atau dawai yang terbuat dari nilon atau baja. Terdapat dua jenis gitar yang dikenal pada umumnya yaitu gitar akustik dan gitar elektrik.

Gitar akustik adalah gitar yang didesain dengan badan yang berlubang bagian tengahnya. Lubang tersebut digunakan untuk menggemakan suara saat dawai dipetik, karena gitar akustik dimainkan tanpa menggunakan tenaga listrik atau manual. Kedua, adalah gitar elektrik yaitu gitar yang dimainkan dengan bantuan aliran listrik untuk mendukung suaranya. Desain gitar elektrik sedikit berbeda dengan akustik karena bagian tengah tidak berlubang.
  
·  Pengertian Gitar

Kata “gitar” dalam bahasa Indonesia adalah adaptasi dari bahasa Inggris “guitar” yang diambil dari sebutan untuk alat musik kuno wilayah Persia tahun 1500SM. Alat musik ini sebelumnya dikenal dengan nama citar atau sehtar. Beberapa sebutan untuk alat musik gitar di beberapa negara di Eropa adalah sebagai berikut.

       ·   Qithara sebutan untuk alat musik berdawai (gitar) di wilayah Yunani kuno.
       ·   Gittern, sebutan gitar di wilayah Eropa Barat.
       ·   Lyre atau Lute adalah sebutan gitar di wilayah Eropa dan Timur Tengah.
       ·   Vihuela, sebutan gitar untuk wilayah Spanyol.

Namun, para ahli berpendapat bahwa munculnya gitar bersamaan dengan ditemukannya literatur abad ke 13 yang mendeskripsikan alat musik berdawai sebagai gittern. Sejarah gitar sudah diperkirakan muncul sejak lama karena terukir pada sebuah batu berusia 3300 tahun. Ukiran tersebut menggambarkan seorang penyair dari kerajaan Hittite tengah memegang alat musik dawai. Sebelum gitar elektrik ditemukan, gitar dimaknai sebagai suatu papan suara datar yang terbuat dari kayu panjang, dengan bagian belakang yang juga datar berleher.



Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Thanks for your comment